|
by Redaksi •
22 April 2009
|
|
Kampus PERDIKAN berdiri di atas lahan milik sendiri seluas 4.622 m2, sebagiannya (2.467 m2) milik Yayasan Sosial Indonesia untuk Kemanusiaan (YSIK), salah satu organisasi anggota INSIST yang berkedudukan di Jakarta. |
|
by Redaksi •
22 April 2009
|
|
Dalam melaksanakan kegiatannya, para anggota PERDIKAN mengamalkan metodologi pendidikan rakyat (popular education) yang bersifat non-formal, sehingga dapat dilakukan kapan dan dimana saja. Semua tempat dan setiap waktu serta peristiwa yang terjadi di desa-desa dimana mereka bekerja adalah 'sekolah kehidupan' bagi mereka dan warga desa setempat. |
|
by Redaksi •
22 April 2009
|
|
Sebagai tempat pendidikan, maka keberadaan fisik Kampus PERDIKAN di tengah kampung dan lahan pertanian ini sekaligus juga dimaksudkan sebagai contoh penerapan dari beberapa prinsip dasar yang diyakini oleh semua anggota PERDIKAN. Karena itu, kampus ini dirancang dengan konsep dasar arsitektur sebagai berikut: |