Custom Search
Kampus Kampung
Rencana Induk PDF Print E-mail
by Redaksi • 22 April 2009 • Kampus Kampung

Rencana Induk Pengembangan Kampus PerdikanKampus PERDIKAN berdiri di atas lahan milik sendiri seluas 4.622 m2, sebagiannya (2.467 m2) milik Yayasan Sosial Indonesia untuk Kemanusiaan (YSIK), salah satu organisasi anggota INSIST yang berkedudukan di Jakarta.

Untuk itu, kami telah menyusun suatu 'Rencana Induk Pengembangan' (Master Plan) sebagai berikut -- sambil silahkan merujuknya langsung dengan gambar peta tapak di bawah:

  1. Kantor -- luas 99 m2 (9 x 11); telah selesai sejak Agustus 2007 dan telah digunakan sebagai kantor YPRI, Sekretariat INSIST, dan ruang komputer pangkalan data, server LAN dan internet. Bangunan ini menggunakan rangka dasar satu bangunan rumah-tua bergaya arsitektur tradisional Jawa (joglo) yang dipindahkan dari satu desa terpencil di lereng puncak Bukit Menoreh, salah satu 'tanah perdikan' yang melegenda dalam sejarah lokal. Dibangun dengan cukup jerih-payah, maka kami menamakan bangunan ini sebagai 'Omah Luh Geni' (Bahasa Jawa = 'Rumah Airmata Api'). Gambar di atas adalah bangunan sebelah kanan, tampak dari arah jalan masuk dari jalan desa Sambirejo.
  2. Aula Terbuka Serbaguna -- luas 140 m2 (14 x 10); juga telah digunakan untuk berbagai kegiatan pertemuan dan pelatihan sejak selesai dibangun pada bulan September 2007. Kami menamakannya 'Aula Mansour Fakih' untuk mengenang salah seorang pendiri INSIST dan YPRI yang wafat pada tahun 2002. Pada gambar di atas adalah bangunan sebelah kiri.
  3. Ruang Makan, Dapur dan Kamar Jaga -- luas 120 m2 (15 x 8); direncanakan segera dibangun dan selesai pada tahun 2008. Akan berhadapan langsung dengan aula dengan pelataran terbuka (sebagiannya berupa panggung di atas kolam ikan) yang juga berfungsi serbaguna (tempat makan, tempat diskusi kelompok, pelataran penonton untuk pertunjukan di beranda terbuka aula sebagai panggung; dan sebagainya).
  4. Pavilion-1 -- luas 45 m2 (9 x 5); telah selesai sejak April 2008 dan digunakan sebagai rumah tinggal Anggota Dewan Pengurus INSIST/Dewan Pembina YPRI.
  5. Pavilion-2 -- luas 45 m2 (9 x 5); juga sebagai rumah tinggal Anggota Dewan Pengurus INSIST/Dewan Pembina YPRI, tetapi masih bersifat 'optional' (hanya akan dibangun jika memang dibutuhkan).
  6. Kantor, Studio & Wisma -- luas 492 m2 (20,5 x 12) x (2 lantai); juga direncanakan akan mulai dibangun dan diharapkan dapat diselesaikan sepanjang tahun 2008. Lantai pertama akan terdiri dari 2 kamar tidur untuk para anggota PERDIKAN atau aktivis jaringan INSIST yang menginap (kerja lembur menulis laporan, naskah, atau menyunting media audio-visual, dll); 1 kamar tidur penjaga; dan 1 ruang tengah terbuka serbaguna. Lantai kedua berupa 1 ruang kerja terbuka sebagai kantor staf manajemen YPRI dan Sekretariat INSIST; 1 ruang terbuka perpustakaan; 1 ruang tertutup untuk studio audio-visual; 1 ruang tertutup untuk komputer pangkalan data dan server jaringan LAN dan internet; dan beranda terbuka menghadap langsung ke Gunung Merapi. Dengan demikian, 'Omah Luh Geni' (nomor 1) yang sekarang digunakan sebagai kantor YPRI dan Sekretariat INSIST nantinya akan menjadi ruang kerja bagi para fasilitator atau panitia yang berkegiatan di 'Aula Mansour Fakih'.
  7. Pondok-pondok Tamu -- luas 128 m2 (4 x 4) x (8 unit); sebagai tempat menginap yang disewakan bagi para tamu yang berkegiatan di Kampus PERDIKAN. Setiap pondok (cottage) berukuran 16 m2 (4 x 4) untuk 2 orang (twin bed), direncanakan terbuat dari bahan kayu dengan konstruksi 'sambung-pasang' (knock-down) bergaya joglo.
  8. Rumah Panjang -- luas 192 m2 (24 x 8); sebagai tempat menginap bagi tamu rombongan (15-20 orang), terdiri dari 4 kamar tidur besar masing-masing untuk 4-5 orang; 1 ruang tengah terbuka serbaguna (juga dapat digunakan sebagai ruang tidur); 1 beranda terbuka; dan 3 KM+WC bersama. Konsepnya meniru 'rumah panjang' masyarakat adat Dayak dan Papua.
  9. Rumah Pengelola -- luas 56 m2 (8 x 7); sebagai rumah tinggal bagi pengelola harian kampus, terdiri dari kamar tidur, ruang tengah, ruang penyimpanan peralatan (housekeeping), dapur kecil dan KM+WC.
  10. Rumah Kaca dan Gudang -- luas 90 m2 (6 x 15); sebagai tempat persemaian benih tanaman organik dan penyimpanan peralatan yang digunakan untuk mengolah lahan pertanian di dalam dan sekitar kampus. Jika memungkinkan, masih dapat ditambahkan dengan kandang ternak sapi (6 ekor) untuk produksi biogas. Jika tidak, kandang tersebut akan ditempatkan agak jauh di luar kampus di lahan warga setempat dengan sistem sewa-kontrak dan bagi-manfaat (benefit sharing).

Maka, secara keseluruhan, jumlah luas bangunan yang direncanakan adalah 1.407 m2, yakni 30,4% dari keseluruhan luas lahan. Dengan kata lain, masih tersedia lahan terbuka lebih dari 60%, masih jauh di bawah ambang-batas yang dipersyaratkan (minimal 30% untuk keseimbangan ekosistem mikro setempat). Seluruh lahan terbuka tersebut akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk produksi pangan organik, energi terbaharukan (biomassa dan biogas), serta pertamanan.

 

Konsultan

Kampus Kampung

Rencana Induk

News image

Kampus PERDIKAN berdiri di atas lahan milik sendiri seluas 4.622 m2, sebagiannya (2.467 m2) milik ...

Letak Tapak

News image

Dalam melaksanakan kegiatannya, para anggota PERDIKAN mengamalkan metodologi pendidikan rakyat (popular education) yang bersifat non-formal, ...

Konsep Arsitektur

News image

Sebagai tempat pendidikan, maka keberadaan fisik Kampus PERDIKAN di tengah kampung dan lahan pertanian ini ...