Custom Search
AKY
AKY Meyakini
by Redaksi • 22 April 2009

Sejarah panjang kebudayaan Indonesia terbentang paralel dengan imajinasi orang-orang Indonesia tentang bangsanya. Seperti juga bayangan kebangsaan yang dominan di masa kolonial hingga pascakolonial diwarnai oleh pandangan kaum elite [educated people], gagasan kebudayaan yang dominan pun juga diproduksi dan direproduksi oleh kaum elite. Kaum elite yang bergerak di wilayah politik dengan tuntutan Indonesia merdeka juga mencoba membayangkan kebudayaan Indonesia. Dengan demikian, secara spesifik, gerakan kebudayaan yang coba dibayangkan oleh para penggerak kebudayaan berada pada medan makna kaum elite.

 
Membumikan Gagasan
by Redaksi • 22 April 2009

Dari refleksi beberapa orang yang memang mempunyai komitmen pada persoalan perubahan sosial dan selama ini melakukan proses bersama di Lingkungan insist seperti: Dr. Mansour Fakih (alm), Dr. Silvia Tiwon, Toto Raharjo, Room Topatimasang, Saleh Abdulah dan  Simon Hate, memimpikan adanya sebuah wahana yang bergerak dalam bidang kebudayaan untuk melakukan perubahan sosial. Maka, lahirlah Akademi Kebudayaan Yogyakarta pada awal tahun 2002.

 
Kertas Posisi Kebudayaan
by Redaksi • 22 April 2009

Kertas Posisi Kebudayaan ini berusaha menyusun rumusan tentang kebudayaan dengan tujuan mengupayakan titik-tolak praktis bagi kerja budaya. Dengan demikian, dikarenakan sifatnya sebagai visi dan pedoman umum bagi tindakan dan pemikiran lebih lanjut, uraian dan batasan tentang kebudayaan dalam Kertas Posisi Kebudayaan ini merupakan pernyataan dan paparan tentang sikap budaya dan bukan telaah ilmiah tentang kebudayaan.